SaaTnYa kHiLaFaH MEmimPiN DuNiA...!!!


Down-Down USA...Rise-Rise Khilafah!!!

indra's posts with tag: cia

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag cia
 Syabab.Com - Untuk kali pertama Badan Intelijen Amerika Serikat, CIA terus terang mengakui telah menggunakan teknik waterboarding pada tersangka teror. Ini semakin menambah daftar pelanggaran HAM yang dilakukan AS atas kaum Muslim.

Direktur CIA, Michael Hayden kepada Kongres mengatakan teknik tersebut baru digunakan pada tiga orang, dan sama sekali belum digunakan selama lima tahun terakhir. Walaupun demikian penggunaan hal ini semakin menunjukkan kebiadaban dan penyiksaan CIA atas tahanannya yang belum tentu terbukti itu.

Dia mengatakan teknik itu digunakan pada tahanan al-Qaeda tingkat tinggi, Khalid Sheikh Mohammed, Abu Zubaydah dan Abd al-Rahim al-Nashiri.

Waterboarding adalah teknik interogasi yang dikenakan kepada tahanan dengan cara mengikat tangan dan wajah, kemudian kepalanya ditenggelamkan ke air sehingga tahanan merasa seolah-olah akan tenggelam.

Sebagian kalangan menyebut teknik ini sebagai bentuk penyiksaan dan Kongres membahas kemungkinan larangan penggunaannya.

"Kami menggunakan teknik itu pada tiga tahanan karena situasi saat itu," kata Hayden.

Sebelumnya, telah ditemukan rekaman penyiksaan yang dilakukan CIA atas tahanannya. Demikian juga penyiksaan di Abu Gharib semakin memposisikan AS sebagai negara pelaku pelanggaran HAM terbesar di dunia. Demikianlah memang watak para imperialis terhadap kaum Muslim.

Berbeda halnya dengan Khilafah Islamiyyah yang tidak akan melakukan penyiksaan dan penganiayaan terhadap tahanannya, kecuali diperlakukan secara manusiawi. [amir/bbc/syabab.com]

Blog Entry Panda Nababan Curigai LSM Anggota CIA Feb 1, '08 9:10 PM
for everyone
 Adanya LSM asing yang mengawasi kinerja DPR rupanya membuat anggota DPR curiga. Hal itu terjadi saat anggota DPR dari FPDIP Panda Nababan mencurigai National Democratic Institute (NDI) saat rapat dengar pendapat RUU Susduk.

"Ada agenda apa NDI ini. Jangan-jangan ini agen CIA," kata Panda, saat rapat di gedung DPR, Jakarta, Kamis (31/1).
Panda curiga NDI adalah kepanjangan tangan asing untuk memasukkan pengaruh untuk merubah tata Negara, sehingga Indonesia menjadi lebih liberal.

Menanggapi hal itu, Paul Roland dari NDI yang berada di tempat persidangan menjawab bahwa dirinya bukan anggota CIA. "Saya orang Kanada. Kanada tolak agresi Irak," ungkapnya.

Paul menyatakan NDI adalah organisasi yang menawarkan demokrasi ke nagara di dunia. Juga melakukan perbandingan demokrasi. "Kami tidak pernah paksakan sistem tertentu di sebuah negara. Terserah negara itu pakai yang mana. Kalau mau tahu lebih jelas tentang NDI bisa bicara lebih lanjut dengan saya," ujar Paul yang kemudian meneruskan usulannya.

"Mana ada anggota CIA ngaku," kata Panda berbisik pada wartawan. [oke]

eramuslim.com - CIA mengakui telah menghancurkan kaset-kaset video yang berisi rekaman interogasi yang dilakukan dengan kejam terhadap dua tersangka al-Qaidah. Interogasi itu dilakukan pada tahun 2002 dan video rekamannya dihancurkan pada tahun 2005, setelah skandal kekejaman dan pelecehan di penjara Abu Ghraib, Irak mulai terkuak.

Menurut Direktur CIA Michael Hayden, kaset-kaset rekaman itu dihancurkan agar identitas interogatornya tidak ketahuan. Namun analis politik senior di AlJazeera, Marwan Bishara berpendapat, CIA sengaja menghancurkan kaset rekaman interogasi itu karena sadar bahwa kaset rekaman itu akan menimbulkan persoalan, apalagi skandal Abu Ghraib telah terungkap dan memicu kecaman dunia internasional. Ditambah dengan terungkapnya program penangkapan dan penahanan para tawanan ke lokasi-lokasi yang dirahasiakan di luar wilayah AS.

Hayden mengatakan, Komite Intelejen di Kongres menerima informasi tentang keberadaan kaset-kaset rekaman tersebut, oleh sebab itu CIA segera menghancurkannya meski menurut Hayden, cara-cara yang dilakukan dalam interogasi itu legal.

Tapi Bishara menilai metode interogasi yang terekam dalam kaset-kaset itu merupakan penyiksaan. Pertanyaannya adalah, mengapa CIA tidak menyerahkan rekaman kaset itu ketika Komisi AS yang menyelidiki serangan 11 September dan Kongres meminta informasi tentang adanya interogasi yang dilakukan dengan kejam oleh para interogator AS.

Lantas mengapa sekarang CIA mengaku bahwa mereka telah melenyapkan kaset-kaset rekaman interogasi itu? Hal ini nampaknya upaya CIA untuk mencegah surat kabar New York Times lebih dulu menurunkan laporan tentang penghancuran kaset-kaset rekaman tersebut. Karena pada hari Rabu malam, New York Times memberitahu CIA bahwa mereka akan menurunkan laporan tersebut untuk edisi hari ini, Jumat (7/12).

Sementara itu, sehari sebelumnya, Kongres AS menyetujui untuk melarang teknik interogasi disertai penyiksaan yang kejam. Misalnya dengan menenggelamkan tersangka dalam air-disebut dengan istilah waterboarding-yang diduga juga ada dalam kaset rekaman yang dilenyapkan CIA.

Hayden dalam pesan tertulisnya yang disebarkan ke seluruh pegawai CIA mengatakan, "CIA memutuskan untuk merekan proses interogasi, karena proses yang dilakukan sesuai dengan hukum dan kebijakan yang ada. " (ln/aljz)


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Modified from Mediterranean by John Whittet.
Originally on the CSS Zen Garden.
Used and Modified with permission from the author.